Hukum Menggunakan Produk dan Layanan Devi Aura

Artikel Terkait » Artikel Tentang Ajian Devi Aura » Hukum Menggunakan Produk dan Layanan Devi Aura

Bagi Anda yang ingin menggunakan produk dan layanan dari Devi Aura, Anda tidak perlu khawatir karena semua produk dan layanan Devi Aura merupakan produk-produk yang sangat aman serta tanpa efek samping apapun. Sedangkan bagi Anda yang masih ragu tentang bagaimana hukum menggunakan ataupun mengamalkan produk dan layanan Devi Aura, berikut penjelasan selengkapnya.

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya dalam “Ajian Devi Aura, Samakah dengan Pelet?” telah dijelaskan bahwa ajian Devi Aura tidak sama dengan ilmu pelet. Ajian Devi Aura merupakan sarana pengasihan putih yang bekerja secara alami dan sangat halus, tidak bersifat memaksa, tanpa bantuan jin, khodam ataupun makhluk halus melainkan menggunakan do’a pengasihan khusus yang dipanjatkan oleh Devi Aura sehingga lama kelamaan akan menunjukkan hasil yang luar biasa. Berbeda dengan ilmu pelet yang bersifat memaksa dengan bantuan jin atau khodam.

Sedangkan untuk mengetahui bagaimana hukum menggunakan produk atau layanan devi aura, sebelumnya perlu Anda ketahui terlebih dahulu tentang ilmu pengasihan atau yang dalam bahasa arab dinamakan dengan mahabbah yang dibagi menjadi 2 kelompok, yakni:

1.    Ilmu Pengasihan dalam kelompok syariat agama

Pada dasarnya ilmu pengasihan yang dilakukan dengan suatu ikhtiar berdoa atau berdzikir ke hadirat Allah SWT untuk memperbaiki diri, meningkatkan penampilan diri, menjaga tutur kata dan akhlak mulia, hal tersebut dapat menjadi penyebab seseorang itu dikasihi bukan?. Jadi mempelajari dan mengamalkan ilmu pengasihan dalam bentuk tersebut hukumnya memang diperbolehkan agama karena itu adalah usaha atas jati diri atau usaha 'gentleman' untuk meningkatkan performa diri sehingga dikasihi.

2.    Ilmu pengasihan dalam kelompok sihir atau pelet

Tapi jika mengikhtiarkan sesuatu limu pengasihan yang diketahui sebagai ilmu sihir atau pelet, inilah yang sebagaimana disebutkan dalam hadits yang disabdakan oleh Rasulullah saw.
Artinya: "Sesungguhnya jampi mentera yang menggunakan kata terlarang dan tangkal menangkal dan at-tiwalah adalah perbuatan syirik." (Hadis sahih - Riwayat Imam Ahmad dalam musnadnya dan Imam Daud dalam sunannya)
Selain itu, Firman Allah juga menyebutkan bahwa ilmu pelet/sihir jelas dilarang dalam agama islam seperti yang tertuang dalam surat Al-Baqarah ayat 102:

Artinya: “Dan mereka mengikuti apa yang dibaca oleh syaitan-syaitan pada masa kerajaan Sulaiman (dan mereka mengatakan bahwa Sulaiman itu mengerjakan sihir), padahal Sulaiman tidak kafir (tidak mengerjakan sihir), hanya syaitan-syaitan itulah yang kafir (mengerjakan sihir). Mereka mengajarkan sihir kepada manusia dan apa yang diturunkan kepada dua orang malaikat di negeri Babil yaitu Harut dan Marut, sedang keduanya tidak mengajarkan (sesuatu) kepada seorangpun sebelum mengatakan: “Sesungguhnya kami hanya cobaan (bagimu), sebab itu janganlah kamu kafir”. Maka mereka mempelajari dari kedua malaikat itu apa yang dengan sihir itu, mereka dapat menceraikan antara seorang (suami) dengan isterinya. Dan mereka itu (ahli sihir) tidak memberi mudharat dengan sihirnya kepada seorangpun kecuali dengan izin Allah. Dan mereka mempelajari sesuatu yang memberi mudharat kepadanya dan tidak memberi manfa’at. Demi, sesungguhnya mereka telah meyakini bahwa barangsiapa yang menukarnya (kitab Allah) dengan sihir itu, tiadalah baginya keuntungan di akhirat dan amat jahatlah perbuatan mereka menjual dirinya dengan sihir, kalau mereka mengetahui. “

Selain sebagai sarana pengasihan putih, ajian Devi Aura ataupun produk dan layanan lainnya hanya bisa digunakan untuk kebaikan karena jika digunakan untuk kejahatan secara otomatis ajian, produk atau layanan Devi Aura tidak akan berfungsi, karena tujuan diciptakannya produk-produk ini adalah untuk membantu sesama dan kebaikan semata.

Karena sifatnya yang sangat membantu dan tidak merugikan orang lain ataupun bertentangan dengan syariat agama, jadi secara hukum menggunakan ajian, produk ataupun layanan sangat diperbolehkan ini merupakan salah satu bentuk ikhtiar atau usaha batiniah yang bisa dilakukan oleh seseorang untuk memenuhi khajat atau keinginannya.

Tagged in: hukum menggunakan produk dan layanan devi aura, hukum menggunakan pengasihan, hukum menggunakan ajian, bagaimana hukum menggunakan ilmu pengasihan, hukum menggunakan pelet, hukum menggunakan pelet pengasihan, hukum menggunakan layanan spritual, hukum menggunakan layanan metafisika

Baca Juga: