Aura, antara mistis dan ilmiah

Aura, antara mistis dan ilmiah. Tidak dapat dipungkiri jika sampai saat ini masih banyak orang yang menganggap bahwa aura adalah hal mistis, mengandung kekuatan supranatural ataupun berbau gaib. Hal ini wajar mengingat aura memang tidak bisa dilihat secara kasat mata. Oleh sebab itulah tak heran jika sampai saat ini masih banyak orang yang bertanya-tanya tentang aura, antara mistis atau ilmiah.

 

Aura Mistis atau Ilmiah?

Sebenarnya aura bukanlah sesuatu yang bersifat mistis bahkan aura tidak ada hubungannya sama sekali dengan hal-hal berbau mistis. Jadi bagi Anda yang beranggapan bahwa aura adalah hal yang bersifat mistis atau gaib adalah sesuatu yang salah dan perlu untuk diluruskan.

Meskipun aura tidak bisa dilihat secara kasat mata bukan berarti aura merupakan suatu hal yang bersifat mistis. Bahkan aura sama sekali tidak ada hubungannya dengan hal mistis sedikitpun. Aura bukanlah sesuatu yang bersifat mistis, melainkan sesuatu yang ilmiah dan bisa dibuktikan secara ilmiah pula. Bahkan setiap manusia yang terlahir di dunia ini dilengkapi dengan aura. Hanya saja dalam perkembangannya, aura yang dimiliki setiap orang juga ikut berkembang menjadi redup atau justru bersinar terang.

Aura yang ada dalam diri manusia sebenarnya merupakan pancaran cahaya yang dikeluarkan oleh tubuh yang menandakan kondisi fisik, emosi, kesehatan, mood dan lain-lain yang ditunjukkan dengan warna yang berbeda. Aura muncul dari aktivitas listrik yang menjalar di otak kita. Seperti yang kita ketahui otak merupakan pusat dari sel-sel syaraf manusia. Jutaan sel syaraf ada di otak. Oleh sebab itulah warna aura sangat terlihat jelas di bagian kepala jika dibandingkan dibagian tubuh yang lain karena memang dari aktivitas otak inilah aura berasal.

Aura bagaikan medan elektromagnetik yang mengelilingi tubuh manusia (Human Energy Field - HEF). Aura bisa menarik setiap energi yang ada disekitarnya layaknya magnet yang menarik besi. Oleh sebab itulah seseorang yang memiliki aura yang kuat memiliki daya tarik, inner beauty dan inner power yang kuat sehingga mampu mendatangkan berbagai hal baik dalam hidupnya seperti lebih disayangi dan dikasihi orang sekitar, selalu beruntung baik dalam hal percintaan ataupun pekerjaan, terlihat berkharisma dan berwibawa dan lain sebagainya. Jadi energi yang dihasilkan oleh aura bukanlah berasal dari hal mistis ataupun kekuatan gaib, melainkan karena medan elekromagnetik dalam tubuh.

 

Aura Bisa Dibuktikan Secara Ilmiah

 

Untuk membuktikan jika aura bukanlah sesuatu yang bersifat mistis melainkan hal yang sangat ilmiah dan bisa dibuktikan secara ilmiah pula, penelitian tentang aura sudah banyak dilakukan. Bahkan sejak tahun 1935 penelitian tentang aura sudah dilalukan. Adalah seorang profesor dari Rusia bernama S.Kirlian yang melakukan penelitian terhadap aura dan terlah berhasil membuktikannya.

Dari hasil penelitiannya, Profesor S. Kirlian berhasil mengembangkan suatu alat fotografi bertegangan tinggi untuk melihat medan energi di tangan dan kaki manusia. Teknologi itu kemudian dikenal dengan nama Fotografi Kirlian.

Penelitian selanjutnya, yakni sekitar tahun 1985, beberapa ahli riset menemukan teknologi baru yang dikenal dengan Fotografi Aura. Teknologi ini menggunakan sensor biofeedback pada kedua tangan dan mengirimnya ke kamera kemudian mencetaknya dalam bentuk foto polaroid. Dari teknologi ini, dapat dilihat aura diri sendiri secara statis yang tercetak dalam lembaran foto.

Jadi sudah tahu bukan jika aura bukanlah sesuatu yang bersifat mistis, melainkan hal ilmiah yang bisa dibuktikan secara ilmiah pula.